Tulisan ini saya ambil dari Facebook Notes Mba Detty Indriana - Salah satu Leader di Oriflame
Untuk tulisan lengkap nya beliau ada di sini ==>
Notes Detty Indriana
Sederhananya kita berbisnis untuk mendapatkan suatu keuntungan atau
manfaat dari apa yang kita kerjakan. Jika tidak ada manfaatnya, ngapain
juga harus dikerjakan, begitu bukan?
Bagi pemula biasanya akan
mencari bisnis dengan modal kecil, waktu dan tempat mengerjakannya bisa
fleksibel, dan menghasilkan keuntungan yang besar. Jika memang ini
kriteria bisnis yang sedang dicari, maka bisnis Oriflame mungkin pilihan
tepat.
Oriflame? Bisnis apa itu?
Oriflame
ini adalah perusahaan asal Swedia yang menerapkan sistem Direct Selling
(penjualan langsung) dan Multi Level Marketing (MLM). Oriflame juga
menjadi anggota Asosiasi Penjual Langsung Indonesia (APLI). Produknya:
skin care, make up, hair & body care, parfum, dan minuman
kesehatan.
Bisnis Oriflame ini Halal atau Haram? Soalnya saya lihat ada MLMnya juga tuh.
Kalau
sudah bicara Halal atau Haram, kita ngga bisa asal bicara aja ya. Harus
ada rujukan atau dasarnya. Karena Halal atau Haram identik dengan
ajaran agama, maka saya akan ambil sudut pandang dari saya yang umat
muslim ya.
Kalau umat muslim rujukannya sudah jelas, yaitu
Al-Quran dan Al-Hadist. Jika ilmu kita belum cukup mahir untuk
mengartikan isi AL-Quran dan Al-Hadist, maka kita bisa merujuk atas
dasar rujukan dari ulama seperti fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Kebetulan MUI pernah mengeluarkan fatwa tentang bisnis Direct Selling dan MLM ini pada tahun 2009. MUI mengeluarkan
Fatwa Dewan Syariah Nasional No: 75/DSN MUI/VII/2009 tentang Pedoman Penjualan Langsung Berjenjang Syariah (PLBS). Fatwa ini ditandatangani tanggal 25 Juli 2009.
Jika mau verifikasi atau membaca lebih lengkap, bisa dicek dan atau didownload di link berikut :
http://hukum.unsrat.ac.id/inst/dsn2009_75.pdf .
Untuk tambahan referensi bisa dilihat di link berikut :
http://www.stiualhikmah.ac.id/index.php/artikel-ilmiah/116-fatwa-mui-mengenai-mlm
Dari
link tersebut, kita bisa lihat ada 12 poin persyaratan yang harus
dipenuhi sehingga sistem MLM tersebut bisa dikatakan Halal. Dan pada
kesempatan ini saya ingin juga membandingkan dengan apa yang saya
lakukan di bisnis MLM Oriflame ini, agar lebih jelas dalam menentukan
Halal atau Haramnya.
12 poin persyaratan yang harus dipenuhi sehingga system MLM tersebut bisa dikatakan Halal yaitu:
1. Adanya obyek transaksi riil yang diperjualbelikan berupa barang atau produk jasa.
Bisnis MLM Oriflame:
Obyek transaksi yaitu produk Oriflame itu sendiri dan sangat riil, yang
diperjualbelikan adalah barang/produk Oriflame yang banyak jenisnya,
dapat digunakan baik oleh laki-laki maupun perempuan, dan juga dapat
digunakan oleh hampir semua rentang usia.Produk-produk Oriflame ini
dapat ditemukan di katalog Oriflame, dan disana semua sudah terpampang
jelas.
Inti syarat di point ini adalah harus ada produk atau jasa yang dijual, dan Oriflame memenuhinya.
2. Barang atau produk jasa yang diperdagangkan bukan sesuatu yang diharamkan dan atau yang dipergunakan untuk sesuatu yang haram.
Bisnis MLM Oriflame:
Produk Oriflame yang diperdagangkan adalah produk yang sangat
bermanfaat untuk tubuh yang merawat tubuh dari luar maupun dari dalam.
Contoh produk untuk perawatan tubuh dari luar seperti skin care, sabun
mandi, sabun cuci muka, dan body lotion. Contoh produk perawatan diri
dari dalam seperti Nutrishake. Nutrishake merupakan produk kesehatan
yang membantu untuk menjaga tubuh tetap ideal, memberi tubuh kebutuhan
nutrisi yang seimbang, dan membuat tubuh jadi lebih sehat dan bugar.
Yang pasti Nutrishake ini juga sudah mendapatkan Sertifikasi Halal dari
MUI.
Inti
syarat di point ini adalah produknya bukan produk yang diharamkan,
menggunkan bahan-bahan yang diharamkan, dan digunakan untuk sesuatu yang
haram. Nah seperti contohnya Nutrishake tadi, produknya untuk kesehatan
tubuh dan sudah ada Sertifikat Halalnya, jadi Orfilame memenuhinya.
3. Transaksi dalam perdagangan tersebut tidak mengandung unsur gharar, maysir, riba, dharar, dzulm, maksiat.
Bisnis MLM Oriflame:
Di Oriflame, transaksi antara konsultan (penjual) dan konsumen
(pembeli) jelas. Harga jual ke konsumen adalah harga yang tertera jelas
di katalog produk Oriflame. Di katalog maupun di kemasan produk jelas
tertera jenis dan ukuran produk Oriflame. Hasil yang diperoleh ada yang
berupa keuntungan langsung yang didapat dari penjualan langsung (direct
selling) yang dilakukan. Keuntungan tersebut merupakan selisih harga
berdasarkan diskon sebagai konsultan Oriflame. Sistem MLMnya memiliki
success plan yang jelas yang memberikan kejelasan apa yang harus
dilakukan, apa yang harus dicapai, berapa bonus yang akan didapat dan
jabatan apa yang akan diperoleh berdasarkan pencapaian. Ini adalah
gambaran succes plan sampai dengan level Senior Manager.
Di
Oriflame semuanya jelas dan tidak ada unsur spekulatif . Misalnya untuk
mencapai level Senior Manager dengan penghasilan sekitar 4-7 juta per
bulan, jelas berapa bisnis poin grup yang harus dicapai sebagai refleksi
berapa volume penjualan perbulan yang harus dicapai oleh grup. Dan pada
awal bergabung jadi konsultan Oriflame, ada biaya pendaftaran yang
jelas, dan hasil yang didapat dari biaya pendaftaran tersebut juga jelas
berupa starter kit, jadi bukan hanya sekedar administrasi saja. Starter
kit ini isinya berupa informasi perusahaan, flyer promo, daftar harga
konsultan, katalog yang sedang aktif. Tidak ada produk Oriflame yang
disertakan didalam starter kit.
Inti syarat di point ini
adalah tidak ada penipuan, tidak ada unsur perjudian, hasil yang
diperoleh harus jelas,dan tidak ada pihak yang diuntungkan dan dirugikan
dan intinya segalanya harus jelas, dan Oriflame memenuhinya.
4. Tidak
ada kenaikan harga/biaya yang berlebihan (excessive mark-up), sehingga
merugikan konsumen karena tidak sepadan dengan kualitas/manfaat yang
diperoleh.
Bisnis MLM Oriflame:
Dari setiap penjualan produk Oriflame dari konsultan ke konsumen,
konsultan akan mendapat keuntungan langsung sebesar 30% dari harga
consultant. Di setiap edisi katalog harga satu produk yang sama bisa
berubah mengikuti promo dari Oriflame. Harga yang dibayarkan oleh
konsumen adalah harga yang tertera di katalog Oriflame.
Inti
syarat di point ini adalah biaya/harga yang dibayarkan oleh konsumen
harus sepadan dengan manfaat yang diberikan, dan dalam hal ini Oriflame
memenuhinya.
5. Komisi yang
diberikan oleh perusahaan kepada anggota baik besaran maupun bentuknya
harus berdasarkan pada prestasi kerja nyata yang terkait langsung dengan
volume atau nilai hasil penjualan barang atau produk jasa, dan harus
menjadi pendapatan utama mitra usaha dalam PLBS.
Bisnis MLM Oriflame:
Komisi atau bonus di Oriflame adalah murni dari apa yang didapat secara
pribadi dan group berdasarkan skema bagi hasil yang telah diatur oleh
Manajemen Oriflame. Informasi tentang perhitungan bonus ini secara
berkala diinfokan dalam training-training yang diadakan oleh Oriflame.
Di
Oriflame, dengan hanya merekrut saja tidak akan mendapatkan bonus,
karena yang diperlukan adalah penjualan produk Oriflame. Target
penjualan (tutup poin) tiap bulan juga harus tercapai, kaena jika tidak
tercapai maka tidak ada bonus yang didapat pada bulan tersebut.
Inti
syarat di point ini adalah komisi yang diberikan oleh perusahaan kepada
konsultan harus berdasarkan prestasi kerja yang terkait dengan volume
penjualan barang, dan dalam hal ini Oriflame memenuhinya.
6. Bonus
yang diberikan oleh perusahaan kepada anggota (mitra usaha) harus jelas
jumlahnya ketika dilakukan transaksi (akad) sesuai dengan target
penjualan barang dan atau produk jasa yang ditetapkan oleh perusahaan.
Bisnis MLM Oriflame:
Bonus atau penghasilan dari Oriflame yang diterima oleh konsultan
setiap bulan sudah jelas cara penghitungannya, dan diinformasikan secara
berkala dalam training-training yang diadakan oleh Oriflame. Cara
menghitng apa yang perlu dicapai dan target penjualan untuk mendapatkan
bonus yang berupa perjalanan didalam negeri atau keluar negeri seperti
Director Seminar, Gold Conference, Diamond Conference, dan Executive
Conference juga sudah jelas. Fasilitas untuk memonitor target tersebut
juga disediakan oleh Oriflame.
Inti syarat di point ini adalah
bonus yang diberikan oleh perusahaan kepada konsultan harus jelas
jumlahnya sesuai dengan target penjualan produk, dan dalam hal ini
Oriflame memenuhinya.
7. Tidak
boleh ada komisi atau bonus secara pasif yang diperoleh secara reguler
tanpa melakukan pembinaan dan atau penjualan barang dan atau jasa.
Bisnis MLM Oriflame: Aktivitas bisnis yang paling utama di Oriflame adalah tutup poin, merekrut, dan membina.
- Tutup poin yaitu memenuhi target penjualan dari masing-masing konsultan setiap bulannya.
-
Merekrut yaitu merekrut orang-orang yang belum menjadi konsultan
Oriflame untuk dibentuk menjadi tim dalam jaringan pemasaran kita.
-
Membina yaitu memberikan edukasi dan pengarahan kepada orang-orang yang
kita rekrut beserta tim dalam jaringan pemasaran kita agar dapat
menjalankan bisnis sebagaimana mestinya sesuai dengan kode etik
perusahaan dan jaringan.
Pembinaan ini dapat dilakukan dengan cara
training secara online dan offline. Materinya sekitar cara berjualan,
pengetahuan tentang produk, motivasi, cara merekrut, cara promosi, dan
masih banyak lagi.
Inti syarat di point ini adalah tidak
ada komisi yang diperoleh tanpa mengerjakan aktivitas bisnis seperti
melakukan pembinaan dan penjualan barang, dan kita bisa lihat sendiri
Oriflame memenuhi syarat ini.
8. Pemberian
komisi atau bonus oleh perusahaan kepada anggota (mitra usaha) tidak
menimbulkan ighra’(memberikan iming-iming atau janji-janji manis yang
berlebih-lebihan).
Berlebihan
disini sifatnya relatif sekali ya. Kadang dari sudut pandang yang satu
hal itu berlebihan, namun dari sudut pandang yang lain hal itu adalah
wajar.
Bisnis MLM Oriflame: Iming-iming
atau hadiah dari Oriflame sifatnya riil, baik dalam bentuk uang tunai,
perjalanan bisnis dan berlibur, serta mobil. Sifatnya hadiah ini sangat
positif yaitu untuk memacu kinerja para konsultan di Oriflame. Hal
positif yang lain misal dengan mendapatkan uang tunai maka kita bisa
merealisasikan keinginan orang tua untuk naik haji, atau dapat membantu
orangtua membiayai sekolah adik-adik, atau membantu suami dalam
menunjang kebutuhan sehari-hari. Dengan mendapatkan mobil dapat
menunjang mobilitas konsultan dalam mengembangkan bisnisnya.
Perjalanan ke Dubai bersama suami GRATIS dengan akomodasi dari Oriflame
Inti
syarat di point ini adalah pemberian komisi atau hadiah oleh perusahaan
tidak hanya sekedar iming-iming atau janji-janji manis belaka, dan
Oriflame memenuhi syarat ini.
9. Tidak ada eksploitasi dan ketidakadilan dalam pembagian bonus antara anggota pertama dengan anggota berikutnya.
Bisnis MLM Oriflame:
Oriflame memiliki sistem yang disebut Sales And Recruitment Process In
Oriflame (SARPIO). Di dalam SARPIO, dijabarkan dengan jelas dan detail
seluruh deskripsi kerja dan tanggung jawab masing-masing level. Level
semakin tinggi, bonusnya akan semakin tinggi, namun semakin tinggi juga
tanggung jawabnya. Sama dengan kalau kerja di kantoran.
Di
bisnis ini, sangat memungkinkan yang bergabung belakangan dapat
menyalip level dan penghasilan yang bergabung diawal. Dan jika yang
bergabung diawal tidak mengerjakan bisnisnya dengan benar (misal pada
bulan bersangkutan tidak ada penjualan sama sekali), maka tidak
sepeserpun bonus akan diperoleh dari bisnis ini. Yang mementukan adalah
hasil kerja kita sendiri. Jika kita mau bekerja keras dan pantang
menyerah serta mau menjalani proses makahal itu sangat mungkin terjadi.
Inti
syarat di point ini adalah tidak ada eksploitasi dan ketidakadilan
dalam pembagian bonus antara anggota yang duluan bergabung dengan yang
belakangan bergabung, dan disini jelas sekali Oriflame sudah
memenuhinya.
10. Sistem
perekrutan keanggotaan, bentuk penghargaan dan acara seremonial yang
dilakukan tidak mengandung unsur yang bertentangan dengan aqidah,
syariah dan akhlak mulia, seperti syirik, kultus, maksiat dan lain-lain.
Bisnis MLM Oriflame:
Di Oriflame ada yang namanya Oriflame Opportunity Meeting (OOM) dan
Leaders Meeting (LM). Isi acaranya mengenai informasi promo bulan
terkait, pengenalan produk baru, dan rekognisi bagi para konsultan yang
mencapai level tertentu. Apakah ada acaranya yang bertentangan dengan
aqidah, syariah dan akhlak mulia, seperti syirik, kultus, maksiat? Sama
sekali tak ada. Sedikitpun tidak ada. Acara ini dibuat untuk memberi
motivasi dan inspirasi kepada konsultan-konsultan yang lain atas
perjuangan konsultan-konsultan yan berhasil mencapai level-level yang
lebih tinggi. Dalam acara ini diisi juga dengan testimony-testimoni para
konsultan yang berhasil tersebut.
Inti syarat di point
ini adalah tidak ada unsur yang bertentangan dengan aqidah, syariah dan
akhlak mulia, seperti syirik, kultus, maksiat dalam perekrutan anggota,
bentuk penghargaan dan acara seremonial, dan Oriflame sudah memastikan
memenuhinya.
11. Setiap mitra
usaha yang melakukan perekrutan keanggotaan berkewajiban melakukan
pembinaan dan pengawasan kepada anggota yang direkrutnya tersebut.
Bisnis MLM Oriflame:
Di Oriflame yang namanya Membina dan Mengawasi itu sudah wajib harus
dilakukan setiap hari.. Membina dengan memberi pengarahan dan edukasi
berupa training, memotivasi, serta memberi solusi atas permasalahan yang
dialami tim secara online maupun offline. Mengawasi dengan mengingatkan
downline akan pelaksanaan kode etik, penundaan pembayaran, dan
pencapaian target penjualan. Tidak ada kata bermalas2an dan santai di
Oriflame jika mau ada penghasilan.
Inti syarat di point
ini adalah setiap yang melakukan perekrutan berkewajiban untuk membina
dan mengawasi anggota yang direkrut tersebut, dan Oriflame dalam hal ini
jelas-jelas memenuhinya.
12. Tidak melakukan kegiatan money game (permainan uang).
Money
Game didefinisikan sebagai kegiatan penghimpunan dana masyarakat atau
penggandaan uang dengan praktek memberikan komisi, keuntungan dengan
besaran tertentu kepada investor atau hasil dari pendaftaran mitra usaha
yang bergabung kemudian dan bukan dari hasil penjualan produk. Produk
yang dijual tersebut hanya sebagai kamuflase atau tidak mempunyai mutu
atau kualitas dan volume yang dapat dipertanggungjawabkan.
Bisnis MLM Oriflame:
Seperti yang sudah dijelaskan diawal, system bisnis Oriflame adalah
Direct Selling (penjualan langsung) yaitu dengan menjual langsung
produknya kepada konsumen melalui konsultan-konsultannya. Bonus atau
komisi bagi konsultan Oriflame didapat dari hasil penjualan dalam grup
atau jaringan. Merekrut saja di Oriflame tidak menghasilkan komisi atau
bonus sepeserpun. Walaupun banyak yang direkrut, namun tidak ada
mencapai target penjualan, maka tidak ada penghasilan yang diberikan
oleh Oriflame :)
Dengan membandingkan antara 12 poin
persyaratan di dalam fatwa MUI dengan aktivitas bisnis di Oriflame,
rasanya tidak ada sedikitpun yang bertentangan. Jika ada yang masih ragu
tentang bisnis Oriflame ini atau menyatakan bahwa bisnis Oriflame
haram, silahkan dibaca dengan terperinci penjelasan diatas dengan
seksama. Jika ada rekan atau teman kita yang berpikiran seperti itu,
silahkan di share penjelasan ini.
Oiya, sekedar mengingatkan saja.
Sekarang
internet sudah bukan sesuatu yang aneh lagi dan hampir semua orang
menggunakan fasilitas ini untuk berbisnis, mencari informasi, membuat
blog, dan hal-hal lainnya. Kita bisa menulis atau memberi
tanggapan/comment apapun di internet, kadang ada juga yang kelewat batas
sehingga tidak memperhatikan norma-norma yang baik dan tidak berdasar
atau tidak memiliki rujukan/referensi yang kuat terhadap apa yang
ditulis dan atau ditanggapi. Kadang kebebasan berekpresi di internet ini
membuat kita lupa sehingga dapat menyinggung pihak lain atau bahkan
mencemarkan nama baik individu atau institusi. Nah agar diingat bahwa
kita memiliki UU ITE (
http://id.wikipedia.org/wiki/Undang-undang_Informasi_dan_Transaksi_Elektronik ) tentang pencemaran nama baik (Pasal 27, Pasal 28, dan Pasal 29 UU ITE).
Jadi
jika kita misal menulis atau memberi tanggapan negatif atas individu
atau institusi tanpa dilandasi rujukan/referensiyang akurat dan tanpa
ada fakta yang jelas, dan individu atau institusi tersebut menggugat si
penulis atau pemberi tanggapan, maka siap-siap ya. Kalau berani berbuat
harus berani bertanggungjawab.